Pelatihan Melukis dengan Teknik Air Brush Sederhana untuk Siswa SD Sadeng 2 Semarang

Authors

  • Annas Marzuki Sulaiman Universitas Dian Nuswantoro
  • Mohamad Taufik Universitas Dian Nuswantoro
  • Arni Ernawati Universitas Dian Nuswantoro
  • Siti Hadiati Nugraini Universitas Dian Nuswantoro
  • Deddy Award Wijaya Laksana Universitas Dian Nuswantoro

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i6.1276

Keywords:

Melukis, Air Brush, Siswa

Abstract

Penelitian/Pengabdian Masyarakat ini berlatar belakang pada kurangnya variasi teknik melukis yang diajarkan di sekolah dasar, khususnya di SD Sadeng 2 Semarang, yang berdampak pada keterbatasan eksplorasi kreativitas visual siswa. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih siswa-siswa SD Sadeng 2 Semarang dalam menggunakan teknik air brush sederhana sebagai alternatif metode melukis yang inovatif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan minat serta keterampilan artistik mereka. Metode pelaksanaan pelatihan ini meliputi tiga tahap utama: 1) Pemberian materi dasar tentang prinsip-prinsip seni lukis dan pengenalan teknik air brush menggunakan alat sederhana (seperti sikat gigi bekas dan semprotan tangan), 2) Demonstrasi dan praktik langsung yang dipandu oleh tim pelaksana, serta 3) Evaluasi hasil karya dan pemberian umpan balik konstruktif. Peserta pelatihan terdiri dari 30 siswa kelas 4 dan 5 yang menunjukkan minat tinggi dalam seni rupa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme dan keterampilan teknis siswa. Mayoritas peserta mampu menghasilkan karya lukisan dengan gradasi warna dan tekstur yang tidak dapat dicapai dengan kuas konvensional. Selain itu, pelatihan ini berhasil mematahkan anggapan bahwa teknik air brush adalah teknik yang rumit dan mahal. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan air brush sederhana sangat efektif dalam menstimulasi kreativitas, memberikan pengalaman baru dalam eksplorasi media lukis, dan memperkaya kompetensi seni rupa siswa SD Sadeng 2 Semarang. Program ini direkomendasikan untuk diadopsi sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau penunjang pembelajaran seni di sekolah

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, B. T. (2019). Innovative approaches in art education: Bridging professional techniques and classroom accessibility. Journal of Art & Design Education, 38(2), 201–215.

Ajar. Jurnal Inovasi Pendidikan Seni, 5(2), 50–65.

Anonim, 2002. Kryolan product. Diakses dari http://www.kryolan.com pada

Anonim. 2008. Tatto, art and beauty. Diakses dari http://www.kent-tatto.com

Budiman, A. (2022). Peran eksplorasi media dalam meningkatkan motivasi belajar seni rupa siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kreatif, 13(1), 45–58.

Buell, L. (2005). The future of environmental criticism: Environmental crisis and literary imagination. Blackwell Publishing.

Chenny Han. 2012. Body painting dengan air brush. Jakarta: Gramedia

Dewi, I. K., & Harahap, S. (2020). Metode non-konvensional sebagai pemicu minat belajar seni pada anak usia sekolah. Jurnal Seni dan Budaya, 25(3), 112–125.

Didik Nini Thowok. 2012. Stage Make up. Jakarta: Gramedia

Fitriani, N. (2018). Pengembangan model pembelajaran seni lukis berbasis eksplorasi bahan alam di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(2), 150–162.

Hardjono, W. (2016). Pengaruh variasi teknik melukis terhadap perkembangan psikomotorik siswa SD. Cakrawala Pendidikan, 35(3), 405–418. Jakarta: Puspa Swara

Kartika, S. (2017). Kreativitas dan inovasi dalam kurikulum seni rupa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1–10.

Muhidin, A. (2021). Pemanfaatan barang bekas sebagai alat bantu ajar seni rupa untuk merangsang kreativitas. Seni: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni, 10(1), 30–42.

Nugraha, D., & Wardhana, A. (2019). Evaluasi efektivitas penggunaan alat sederhana dalam pengajaran teknik seni lukis di SD. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), pada tanggal 28 Januari 2012.

Pratama, B., & Nugraha, R. (2017). Membongkar mitos teknik airbrush: Implementasi metode murah di sekolah menengah. Jurnal Ilmu Seni Rupa, 8(3), 200–211.

Santoso, H. B. (2018). Korelasi antara kebebasan berekspresi media dengan tingkat kreativitas siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 89–102.

Smith, L., & Jones, A. (2021). The impact of standardized art curriculum on visual creativity in primary school students. International Journal of Educational Research and Reviews, 16(4), 512–529.

Sulastri, M. (2019). Eksplorasi media sebagai kunci utama pengembangan kreativitas dalam pembelajaran seni. Jurnal Seni Rupa, 4(1), 15–28. tanggal 12 Februari 2012.

Tirtayasa, I. W. (2018). Peningkatan keterampilan seni lukis melalui teknik modifikasi alat

Utami, R. (2020). Studi kasus: Hambatan dan tantangan guru seni rupa dalam mengajarkan teknik melukis bervariasi di perkotaan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 3(1), 210–218.

Wibowo, K. (2016). Penerapan prinsip gradasi warna dalam karya seni rupa anak sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Seni, 7(2), 99–110

Zainal Abidin & M. Gatot Pringgotono, 2002, Kreasi Air Brush Tingkat Lanjut

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Sulaiman, A. M. ., Taufik, M. ., Ernawati, A., Nugraini, S. H. ., & Laksana, D. A. W. . (2025). Pelatihan Melukis dengan Teknik Air Brush Sederhana untuk Siswa SD Sadeng 2 Semarang. Jurnal Abdidas, 6(6), 722-729. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i6.1276

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)